IBX5835779F171C1

Sabtu, 22 Juli 2017

Pulau Leebong, Serpihan Surga di Bumi Laskar Pelangi

Jika kalian diminta untuk menghabiskan akhir pekan di pulau yang dikelilingi pantai dengan pasir putih yang lembut selembut tepung, serta tenangnya deburan ombak yang menyapa, mampukah kalian menolaknya? Tentunya koper langsung terkemas rapi dan boarding pass langsung ditangan.
Itulah yang saya alami ketika manda mendapat undangan dari kakak kami mbak Rien @travelerien untuk mengikuti travel blogger goes to Belitung island. Langsung saja undangan itu kami sambut dengan gembira, karena melancong ke pulau Belitung adalah salah satu wish list kami. Tidak hanya pulau Belitung, tapi kami diminta untuk menikmati dan mengeksplore Pulau Leebong. Segala persiapanpun kami mulai dari sandal hingga dry bag, mengingat akan berpetualang di pulau yang dikelilingi lautan.

Dan hari yang ditunggu pun tiba, dari jogja kami harus berangkat ke Jakarta dahulu untuk bergabung dengan sahabat-sahabat kami Mas Tomi dan Mbak Riant, Mas Aji dan Mbak Dewi, dan Mbak Tami. Setelah bertemu kami langsung memasuki pesawat yang membawa kami dari Jakarta menuju Belitung. Perjalanan dari Bandara Internasional Soekarno Hatta menuju bandara H.A.S Hananjoeddin Tanjung Pandan memakan waktu kurang lebih 45 menit.
Sesampainya di bandara kami langsung disambut oleh pak Atok dari mulia rental tour yang kemudian mengantar kami untuk bergabung dengan rekan yang lain di Hanggar 21. Disana kami bertemu dengan Pak Darmawan (mulia rental group) dan Pak Toto (Direktur Leebong Island) dan Mbak Katerina berserta mas Arief.

Setelah mbak Dian bergabung dalam rombongan,kami menuju langsung ke Pulau Leebong. Untuk menuju pulau yang terletak di sebelah barat Belitung ini, kita harus menaiki speed boat yang membawa kita dari Belitung menyeberangi tanjung Ru menuju Pulau Leebong. Perjalanan menuju pulau Leebong memakan waktu 30-45 menit, namun tak terasa lama karena kita disuguhi pemandangan teluk dan pulau yang memanjakan mata.

Akhirnya merapat di dermaga Pulau Leebong, begitu menjejakkan kaki di dermaga Pulau Leebong, mulut ini langsung ternganga melihat keelokan pulau leebong. Pulau yang berhamparan pantai berpasir putih bersih dengan air yang sangat jernih menampakkan keindahan pasir dan karang didalamnya. Tak hanya dibuat ternganga oleh alamnya, seketika mata saya melihat beberapa pengunjung dengan ceria bermain kano, pelampung karet bermacam bentuk, bermain ayunan, dan bersantai di Hammock. Semua aktivitas itu dilakukan di atas air yang sangat bening dan tenang. Tak sabar ingin segera mencoba segala macam fasilitas yang ada di Pulau Leebong.

Menuju ke titik penyambutan, kami disambut oleh pemandu di Pulau Leebong yang membawa kami ke Gazebo Utama untuk menikmati masakan yang sudah disediakan. Apalagi yang cocok dinikmati di pulau selain Sea Food. Disini kami bertemu pak Jeffry (picniqtourbelitung) rekan pak Darmawan dan Pak Toto. Sembari menyantap hidangan kami diberi informasi fasilitas yang ada di Pulau Leebong ini.

Pengunjung yang mengunjungi pulau Leebong dapat bermain sepuasnya menikmati bermacam fasilitas yang tadi sempat saya lihat, dari bermain Kano, ayunan, hammock, paddle board dan snorkeling. Dan di Gazebo utama pengunjung dapat memesan makanan dan berkaraoke menyanyikan lagu favorite. Tidak hanya itu, pengelola pantai Leebong setiap hari menyediakan jadwal tour mengelilingi pulau Leebong. Dan setiap saat ada saja kegiatan yang diadakan yang melibatkan para pengunjung pulau Leebong. Hal tersebut dilakukan agar semua pengunjung dapat menikmati keseruan bersama-sama yang dapat menciptakan rasa kebersamaan walau mereka tidak saling kenal pada awalnya.

Pengunjung pulau Leebong ada yang hanya berkunjung pagi dan kembali ke Belitung sore hari, namun ada juga yang memilih menginap di Leebong. Pengelola Pulau Leebong menyediakan penginapan berbentuk villa 2 lantai, rumah pohon dan tenda yang dapat dipesan jauh-jauh hari, karena tingginya tingkat okupansi dari individu maupun korporasi yang menyewa villa di pulau Leebong. Berikutnya kami melanjutkan mengelilingi tempat-tempat menakjubkan di pulau pasir burung, hutan mangrove dan pantai cikas. Tunggu cerita selanjutnya ya.


Trip was organized by :
@totoleebongocta  | www.leebongisland.com
@leebongisland
@picniqtourbelitung
@darmawan_zou   | www.muliarentalgroup.com

Kamis, 13 Juli 2017

Sate Klathak Kekinian di Nglathak

Nglathak Kekinian
Nglathak Kekinian di Nglathak

Jogja tidak hanya kaya akan tempat wisata alam dan budaya, namun juga kaya akan citarasa kuliner. Bermacam ragam kuliner yang ada di Jogja menambah keistimewaan kota ini. Menemukan tempat makan di Jogja tidaklah sulit, hampir setiap jalan ada tempat kuliner yang menarik. Mau mencari yang berkuah ada soto ayam, soto daging. Atau olahan ayam ada ayam goreng, ayam geprek, penyet. Atau olahan daging ada brongkos, bacem, steak, sate. Di Jogja kita bisa temukan kuliner yang enak tinggal kita bertanya pada orang yang tepat.

Sabtu, 17 Juni 2017

Tentang Nastar dan Tradisi Lebaran di Indonesia

Kue Nastar
Kue Nastar

Kue Nastar, sebuah tradisi lebaran di atas meja ruang tamu yang entah sejak jaman kapan menjadi sesuatu hal yang membuat saya menjadi pengikut tradisi nastar ini. Tergelitik untuk mencari tahu sebenarnya nastar ini sebuah mitos, legenda atau tradisi?

Jumat, 02 Desember 2016

Museum Gunung Merapi, Hidup Dalam Harmoni


Yogyakarta sebagai destinasi wisata nomer dua setelah Bali memiliki banyak tujuan dan obyek wisata. Dari wisata daerah pegunungan , pantai dan laut, seni dan budaya dapat dinikmati di Yogyakarta. Berbicara mengenai wisata pegunungan, satu-satunya kabupaten di Daerah Istimewa Yogyakarta yang berdampingan dengan Gunung adalah daerah kabupaten sleman, sehingga tidak heran kualitas tanah dan air di daerah Sleman relatif lebih baik. Hal tersebut juga menjadi salah satu alasan pesatnya perkembangan pemukiman di Sleman.

Kamis, 24 November 2016

Komodo di Pulau Komodo


Pulau yang terletak di ujung paling barat Provinsi Nusa Tenggara Timur dan berbatasan dengan Provinsi Nusa Tenggara Barat ini dikenal sebagai pulau Komodo. Pulau ini disebut pulau Komodo karena di pulau inilah habitat asli komodo berada. Di Pulau Komodo ini terdapat Taman Nasional Komodo atau Indonesia Komodo National Park. Di Taman Nasional Komodo ini hidup 1500 ekor komodo yang berkembang biak dengan baik di habitat aslinya. Komodo atau biawak komodo adalah spesies kadal terbesar di dunia yang beratnya bisa mencapai 70 kilogram. 

Tak kenal maka tak sayang. Begitulah seharusnya kita terhadap komodo ini. Tergolong sebagai reptil purba yang kini keberadaannya sudah hampir punah. Untuk bisa mengenal, menjaga dan menyayanginya, kita perlu tahu siapa komodo itu. 

Sabtu, 19 November 2016

Cari Tahu Asuransi dengan Bright Advisor



Setiap tahunnya industri asuransi di Indonesia memiliki gawe yang tergolong besar setiap 18 Oktober yang dinamakan Insurance Day. Insurance Day tahun 2016 ini adalah perhelatan yang ke 11 sejak dicanangkan pada tahun 2006. Kegiatan ini adalah program yang digagas oleh Dewan Asuransi Indonesia (DAI) bersama enam asosiasi dan anggota perasuransian yang bernaung di bawahnya ,bertujuan mensosialisasikan asuransi kepada seluruh masyarakat termasuk mengedukasi masyarakat menengah bawah agar dapat memahami manfaat asuransi untuk kehidupan yang lebih baik.

Tahun ini puncak acara Insurance Day dipusatkan di Yogyakarta 13 November 2016. Berlokasi di Alun-Alun Selatan, acara sangat meriah dengan berbagai kegiatan dan penampilan dari aktivitas remaja hingga pentas music.



Senin, 17 Oktober 2016

Kraton, Garis Lurus Pantai Selatan dan Gunung Merapi

Kraton Yogyakarta

Jogja Istimewa, demikianlah Yogyakarta kini hits dengan dua kata tersebut. Sebuah kota yang identik dengan serangkaian kegiatan belajar dan wisata sejarah. Itulah Jogjaku. Kota dimana saya lahir dan tinggali sampai hari ini. Kota yang berhati nyaman seperti slogannya. Yogyakarta, kota yang menjadi inspirasi dari lagu Kla Project yang sebagian liriknya begitu terkenang dan sangat familiar di telinga kita.

Yogyakarta, kota yang menawarkan sebuah kerinduan yang tidak tertawar. (Manda, 2016) 


Jumat, 30 September 2016

Smart Traveller, Planning Before Travelling

Judul diatas bukan ingin sok jago bahasa inggris, namun terlintas begitu saja ketika ingin berbagi mengenai seminar yang saya ikuti minggu lalu. Bertempat di restoran House of Balcony di Ambarukmo Plaza, seminar yang diusung oleh Sun Life Financial ini mengambil tema mengenai perencanaan liburan. Seminar ini adalah bagian dari "Seminar & Exhibition Roadshow" Sun Life Financial. 

Kenapa kita butuh liburan atau travelling ?
Rutinitas pekerjaan dan kegiatan monoton yang kita lakukan berulang akan membuat kita penat, pada saat itulah kita memerlukan kegiatan dan suasana yang berbeda untuk me-refresh dan recharge ulang tubuh dan pikiran kita.