IBX5835779F171C1

Selasa, 19 November 2019

Butuh Sehat Selama Perjalanan Ibadah



Alhamdulillah, tahun 2019 doa membawa istri ke tanah suci diijabah oleh Alloh SWT. Sungguh, menjadi tamuNya adalah hak prerogatif Alloh diluar rencana manusia. Setelah tertunda Mei 2018, akhirnya Alloh permudah semuanya di November 2019. Alhamdulillah.

Perjalanan spiritual yang modal utamanya adalah kesehatan. Sebelum keberangkatan, saya menyiapkan diri untuk latihan jalan (jogging), menjaga badan tetap fit dengan makan sayur dan buah, serta mencegah masuk angin dengan mengkonsumsi herbadrink Sari Jahe.

Kandungan Sari jahe Herbadrink yang baik untuk tubuh. Sebelum membeli, ada baiknya membaca kandungannya. Sebagai konsumen yang cerdas, saya pun melakukannya. Di bagian kemasan, terbaca kandungan dari Sari Jahe Herbadrink yang selanjutnya menjadi minuman yang rutin saya konsumsi untuk memberi kekebalan tubuh dari dalam.



Nah, sudah tahu kan ya, bagaimana saya menjaga tubuh tetap fit sampai sepulangnya perjalanan ibadah saya ke Turki, Madinah dan Makkah. Penasaran dengan tempat-tempat yang saya kunjungi selama perjalanan spiritual kemarin? Ikuti cerita saya di beberapa tempat yang menurut saya berkesan dan menarik.

Hagia Sophia dan Blue Mosque



Kedua tempat ini berada di satu kawasan, bisa dibayangkan berapa jauh jalannya. Bagi yang terbiasa jalan, bukan menjadi soal ketika bepergian ke Hagia Sophia dan Blue Mosque. Kedua tempat ini istimewa, hasil membaca dari google, saya pun mendapatkan informasi yang lengkap tentang kedua tempat ini.

Selat Bosporus

Belum kesampaian mengajak istri untuk kembali menjejak benua Eropa, perjalanan spiritual napak tilas peradaban Islam di Eropa semoga bisa menjadi obat rindu menyapa benua Eropa walau hanya berada di pinggirannya.



Selat Bosporus, selat yang menghubungkan benua Eropa dan benua Asia, terlihat perbedaan bangunan di kedua sisinya ketika kami berdua melintasi selat Bosporus dengan menggunakan cruise. Alhamdulillah, sempat mengabadikan beberapa gambar yang bisa dikenang di perjalanan pernikahan kita. 


Masjid Nabawi dan Rawdah

Tempat mengesankan lainnya selama perjalanan spiritual saya dan istri adalah Masjid Nabawi dan Raudhah. Raudah adalah bagian dari Masjid Nabawi, bagi kami laki-laki, waktu berkunjung ke Raudah bebas kapan saja. Alhamdulillah, diberi banyak kesempatan solat wajib di dekat Raudah. Beribu orang melaksanakan solat di Masjid Nabawi, untuk bisa mencapai Raudah pun tidak mudah, butuh 2 jam sebelum waktunya solat fardlu, untuk bisa bersiap berangkat ke Masjid Nabawi.



Sekali lagi, persiapan diri ketika hendak berperjalanan ibadah umroh adalah sehat. Waktu istirahat sangatlah kurang ketika kita mengikuti rangkaian aktivitas saat ibadah umroh. Selain ibadah di Masjid Nabawi, juga ziarah kota Madinah yang menambah rasa haru dan sekaligus bangga menjadi seorang muslim. Banyak tempat kita datangi selama berada di kota Madinah dan semuanya berkesan dalam cerita kehidupan saya.

Masjidil Haram.

Tempat berikutnya yang menarik dan berkesan mendalam bagi saya adalah Masjidil Haram. Ya, masjid di kota Mekkah dimana bangunan Ka'bah berada. Merinding rasanya, hendak melihat Ka'bah. Sebuah bangunan dimana seluruh muslimin dan muslimah di seluruh dunia menjadikannya sebagai kiblat. Allohu akbar.

Keseluruhan rangkaian Ibadah umroh dilakukan di Masjidil Haram, diantaranya : thowaf, sai dan tahallul. Khusus di Masjidil Haram, kita bebas melakukan thowaf (mengelilingi ka'bah selama 7x putaran) yang tidak pernah sepi selama 24 jam.



Alhamdulillah, bisa lebih dari 1x melakukan thowaf sunnah dan diizinkan memegang bangunan Ka'bah yang ada di pojokan Rukun Yamani. Alhamdulillah. Segala puji milik Alloh, Tuhan seluruh pemilik alam semesta.

Menjaga kesehatan di kota Mekkah yang kering dan panas, tantangan ibadah umroh yang paling berat adalah tetap sehat dari batuk dan pilek. Walaupun sudah menjaga tubuh dengan minuman sari jahe Herbadrink, tetap saja batuk dan hilang suara sekembalinya dari ibadah umroh saya rasakan. Alhamdulillah, hanya batuk dan hilang suara yang terbawa sampai Indonesia. Banyak dari kawan seperjalanan yang mengalami demam, radang dan pilek sekembalinya dari ibadah umroh. 

Nah, bagi teman-teman yang hendak berperjalanan umroh, alangkah baiknya menjaga kesehatan sedari sekarang, karena persiapan fisik yang sehat adalah modal utama keberhasilan ibadah umroh kita. Semoga dimudahkan untuk kita semua kembali diundang menjadi tamuNya. Allohuma aamiin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar