IBX5835779F171C1

Jumat, 26 Juli 2019

Insto Dry Eyes Sahabat Mata Saat di Jalanan


Menjadi seorang suami adalah kebanggaan sebagai laki-laki. Bagaimana kita setiap hari melangkahkan kaki keluar rumah adalah sebuah ibadah untuk keluarga. Bismillah, itu yang menjadi lafadz ketika saya memulai hari dengan semangat.

Memilih moda transportasi kendaraan roda dua adalah pilihan yang paling tepat waktu untuk bisa menjangkau kantor. Kebetulan jarak rumah dan kantor lumayan melewati titik merah yang padat lalu lintasnya.

Berkendara menjadi nyaman jika mata bisa jelas melihat, terlebih saya sudah berkacamata, sehingga urusan mata  menjadi hal yang menjadi prioritas untuk saya. Mata yang jernih bisa melihat dengan jelas apa yang di depan mata. Mata merah menjadi salah satu hal yang saya hindari karena rasa mengganjal membuat tidak nyaman dan ingin mengucek mata ketika berkendara.




Selama di perjalanan, banyak hal yang memicu mata merah saya. Apa saja?

  1. Angin yang bertiup saat perjalanan membuat mata saya kering dan cenderung gatal ketika tidak diusap.
  2. Sering lupa berkedip ketika sedang fokus melihat jalanan yang padat, sehingga mata menjadi kering karena tidak ada air mata sebagai pelumas mata.
  3. Kadang di perjalanan, sering ada binatang kecil yang terbang dan hinggap di mata saya sehingga mata menjadi iritasi.

Apa beda iritasi mata dan mata kering?

Iritasi mata

Konjungtivitas karena iritasi sering juga disebut pink eye, gejalanya mirip dengan mata kering. Namun, yang membedakannya adalah adanya rasa gatal disertai dengan sensasi terbakar di mata. Selain itu, iritasi mata mempunyai gejala mata berair. 

Benda-benda kecil penyebab konjungtivitis sebenarnya tidak berbahaya, namun ketika benda tersebut mengenai konjungtiva (lapisan tipis pelindung area putih mata), maka sistem kekebalan tubuh bereaksi. Reaksi imun akan membuat antibodi, dan melepaskan zat histamin dan senyawa lainnya. Itulah sebabnya mata menjadi gatal, merah dan berair.

Penyebab konjungtivitis karena iritasi antara lain penggunaan lensa kontak yang kurang bersih, paparan kosmetik (kontak dermatokonjungtivitis), alergi mata musiman (saat kemarau dimana jamur dan serbuk sari tumbuhan berterbangan di udara), dan alergi mata berkelanjutan (dapat terjadi sepanjang tahun). Penyebabnya debu, tungau, parfum, rokok, polusi udara, air klorin, dan obat-obatan tertentu.

Mata kering

Mata terasa seperti berpasir, gatal atau merasa seperti terbakar; perasaan ada sesuatu di mata, dan penglihatan sedikit kabur. Itulah gejala mata kering yang terjadi saat mata tidak menghasilkan cukup air mata. Secara garis besar, ada beberapa kondisi yang membuat seseorang berisiko mengalami mata kering, yakni:
  1. Penuaan. Mata kering adalah bagian dari proses penuaan alami, rata-rata mereka yang berusia 65 ke atas.
  2. Wanita lebih beriko, akibat perubahan hormon (kehamilan, penggunaan kontrasepsi.
  3. Obat-obatan tertentu, seperti; antihistamin,dekongestan, obat tekanan darah, dan antidepresan dapat mempengaruhi produksi air mata.
  4. Kondisi medis tertentu, antara lain rheumatoid arthritis, diabetes, dan masalah tiroid. 
  5. Kondisi lingkungan, seperti paparan asap, angin serta iklim yang kering dapat meningkatkan penguapan air mata. 
  6. Kurang berkedip saat sedang bekerja di depan layar komputer juga memiliki kontribusi pada penguapan air mata.
  7. Faktor lain, seperti operasi Lasik. 

Terapi mata kering adalah pemberian air mata buatan, meningkatkan produksi air mata, dan mengobati radang kelopak mata atau permukaan mata yang berkontribusi pada mata kering. Insto Dry Eyedapat mengatasi gejala mata kering. Insto Dry Eyes, merupakan varian baru dari Insto yang memiliki bahan aktif untuk mengatasi mata kering.


Oleh karenanya, saya tidak lupa membawa insto dry eyes untuk memberi solusi mata kering saat berkendara. 


Setelah di perjalanan, sealma 8 jam saya berada di kantor. Di kantor, saya lebih banyak menggunakan komputer sebagai alat kerja. Menatap layar komputer dengan grafik yang berubah-ubah membuat saya terus konsentrasi untuk meminimalkan kesalahan saat melakukan input. Hal tersebut ternyata membuat mata saya lelah dan cencderung terasa mata pegel.

Saat itulah, saya membutuhkan insto dry eye untuk memberikan kenyamanan pada mata saya selagi jam kerja masih terus berjalan sampai waktunya pulang. Beberapa hal kecil yang bisa saya lakukan saat istirahat adalah memejamkan mata sejenak untuk bisa membuatnya segar kembali.


Hal lain yang bisa dilakukan antara lain :

Tips mengurangi gejala mata kering : 
  1. Jangan lupa berkedip secara teratur, terutama saat membaca buku atau menatap layar komputer atau gadget dalam waktu lama. 
  2. Tingkatkan kelembaban udara di rumah atau tempat kerja. 
  3. Kenakan kacamata hitam saat di luar ruangan, terutama yang memiliki bingkai sampul untuk mengurangi paparan angin dan matahari. 
  4. Menghindari dehidrasi dengan minum banyak air (8-10 gelas) setiap hari.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar