IBX5835779F171C1

Sabtu, 17 Juni 2017

Tentang Nastar dan Tradisi Lebaran di Indonesia

Kue Nastar
Kue Nastar

Kue Nastar, sebuah tradisi lebaran di atas meja ruang tamu yang entah sejak jaman kapan menjadi sesuatu hal yang membuat saya menjadi pengikut tradisi nastar ini. Tergelitik untuk mencari tahu sebenarnya nastar ini sebuah mitos, legenda atau tradisi?

Dari Wikipedia, kita akan lihat antara mitos, legenda dan tradisi.

Mitos (bahasa Yunani: μῦθος— mythos) atau mite (bahasa Belanda: mythe) adalah cerita prosa rakyat yang menceritakan kisah berlatar masa lampau, mengandung penafsiran tentang alam semesta dan keberadaan makhluk di dalamnya, serta dianggap benar-benar terjadi oleh yang empunya cerita atau penganutnya.

Legenda. Menurut Pudentia, legenda adalah cerita yang dipercaya oleh beberapa penduduk setempat benar-benar terjadi, tetapi tidak dianggap suci atau sakral yang juga membedakannya dengan mite. Dalam KBBI 2005, legenda adalah cerita rakyat pada zaman dahulu yang ada hubungannya dengan peristiwa sejarah.

Tradisi (Bahasa Latin: traditio, "diteruskan") atau kebiasaan, dalam pengertian yang paling sederhana adalah sesuatu yang telah dilakukan untuk sejak lama dan menjadi bagian dari kehidupan suatu kelompok masyarakat, biasanya dari suatu negara, kebudayaan, waktu, atau agama yang sama.

Nah, dari ketiganya, ternyata kue nastar yang tadinya saya anggap sebagai mitos lebaran, ternyata terbantahkan dengan definisi di atas. Begitulah seharusnya kita menjadi netizen di dunia maya. Apabila menerima informasi, atau mempunyai pikiran tentang sesuatu, sebaiknya melakukan cross check sebelum kemudian mem-publish nya. Oleh karenanya, kue nastar dalam judul ini adalah kue nastar sebagai tradisi lebaran di Indonesia.

Sebagai tradisi yang turun temurun, kue nastar ini memang istimewa. Nastar yang ternyata berasal dari bahasa Belanda, yaitu : ananas/ nanas dan taart/tart/ pie. Nastar yang dari asal katanya berisikan nanas, seiring kreativitas manusia modern, membuat modifikasi nastar menjadi beraneka macam.

Kue nastar pun mengalami perubahan dari segi bentuk dan rasa. Nastar yang biasanya hanya berupa butiran kue kering berbentuk bola yang dibuat dari adonan tepung terigu, mentega, gula halus dan telur, yang diisi dengan selai nanas. Kini bisa dijumpai dengan topping keju, isian coklat, kacang, kurma, dan namanya tetap nastar kurma, nastar coklat, dan lain-lain. Sekilas jadi lucu ya kalau kita tahu asal muasal kata kue nastar.

Kecanggihan teknologi internet saat ini, membuat kita mudah sekali menemukan resep kue nastar dengan segala modifikasinya. Jika ingin mencari resep kue nastar ini, pastikan menemukan resep kue nastar yang sesuai dengan yang dikehendaki. Karena jenis nastar tidak hanya tergantung dari isiannya, melainkan juga tekstur kue nastar yang dihasilkan dari adonan yang berbeda.

Jadi mau kue nastar yang seperti apa? kue nastar yang lembut, kue nastar yang mudah, kue nastar pemula anti gagal, kue nastar yang gurih, kue nastar yang renyah, kue nastar yang meleleh di mulut, kue nastar yang tidak pecah, kue nastar yang tanpa oven, dan kue nastar lain yang sudah mengalami proses modifikasi.

Selamat mencoba membuat kue nastar favorit ya, semoga ibadah puasa kita diterima di sisiNya. Aamiin.

21 komentar:

  1. Ada sejarah yang tercipta dari sebuah kue kering ternyata :) salah satu kue favku nih kalau lebaran. Produk kemasannya juga enak *merek Nextar itu hehehe *bukaniklan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. eh, di jogja belum adaaa, kriim kok cekYan #eh

      Hapus
  2. Nah ini, yang namanya nastar itu ya pakai selai nanas to
    Kalau isinya diganti sama selai durian, strawberry, coklat dll ya bukan nastar lagi atuh namanya. Tapi kadang emanng suka maksa ya ngasi nama hehehehe

    BalasHapus
  3. Waawwhh...aku juga baru kelar nih bikin nastar..eh..mamaku dink yang bikin bukan aku.. :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wiiii mau resep dapur mamanya mba..

      Hapus
  4. iya sekarang orang makin kreatif bikin nastar.. isi dan topping-nya dimodif macam2

    BalasHapus
  5. Aku mau kue nastar tidak pecah, yang meleleh di mulut, dan banyak selai nanasnya :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mba Rieeeenn, akupuunnn... Mau nastar yg dianterin ke rumah, hahahahahaha

      Hapus
  6. Aku paling suka nastar yang meprul di mulut. Eh meprul itu bahasa Indonesianya apa sih? Hehehe...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Muprullll iyaaaa iyaaaa, trus selainya agak keras lengket2 gitu kl ima ^_^

      Hapus
  7. Tapi kue nastar yg asli isinya selai nanas plus taburan sedikit keju itu mantap abis,
    Apalagi bentuk nastarnya rada gede gede gitu. Skli dua kali makan udah bikin wareg. Hheee

    BalasHapus
  8. waaahh...untung ngelihatnya pas malem
    bisa batal puasa karena ngiler hehehe

    BalasHapus
  9. Nastar isi nanas itu ... bikin pengen makan sampai habis sendirian

    BalasHapus
  10. Walau sekarang isian nya udah macem-macem, tapi fave ku tetep yang nanas doang. Hehehe. Pecinta isian nanas garis keras.

    BalasHapus
  11. Aku udah bikin yang topping keju, tapi udah habis sebelum lebaran huhuhu

    BalasHapus
  12. Penasaran sama nastar tanpa oven, pasti lebih empuk ya..

    BalasHapus
  13. Nastar tanpa oven? :o Aku penasaran rasanya. :D

    BalasHapus
  14. Nastar selalu jadi favorit. Tetap nanas yang jadi pilihan. Rasa lain kurang suka.

    BalasHapus
  15. Suka banget nastar, pengen nasta nunggunya setahun sekali

    BalasHapus
  16. Kue nastar tuh favorit bangeeet, aku kangen model nastar yang dulu itu loh yang kayak daun :D

    BalasHapus
  17. Nastar ya isiannya selai nanas, dong. Kalo isinya selain itu, rasanya males nyebutnya sebagai nastar. Hihihi.

    BalasHapus