IBX5835779F171C1

Kamis, 24 November 2016

Komodo di Pulau Komodo


Pulau yang terletak di ujung paling barat Provinsi Nusa Tenggara Timur dan berbatasan dengan Provinsi Nusa Tenggara Barat ini dikenal sebagai pulau Komodo. Pulau ini disebut pulau Komodo karena di pulau inilah habitat asli komodo berada. Di Pulau Komodo ini terdapat Taman Nasional Komodo atau Indonesia Komodo National Park. Di Taman Nasional Komodo ini hidup 1500 ekor komodo yang berkembang biak dengan baik di habitat aslinya. Komodo atau biawak komodo adalah spesies kadal terbesar di dunia yang beratnya bisa mencapai 70 kilogram. 

Tak kenal maka tak sayang. Begitulah seharusnya kita terhadap komodo ini. Tergolong sebagai reptil purba yang kini keberadaannya sudah hampir punah. Untuk bisa mengenal, menjaga dan menyayanginya, kita perlu tahu siapa komodo itu. 

Bagi yang belum pernah membayangkan seperti apa komodo, berikut saya rangkumkan spesifikasinya menurut wikipedia :
  • Komodo adalah kadal raksasa dengan berat kurang lebih 70 kilogram dan bisa lebih.
  • Komodo memilikiekor yang sama panjang dengan tubuhnya.
  • Jumlah gigi Komodo ada 60 buah yang bergerigi tajam kurang lebih 2,5 cm.
  • Komodo memiliki lidah yang panjang, berwarna kuning dan bercabang.
  • Komodo jantan lebih besar dari komodo betina.
  • Warna kulit komodo jantan mulai dari warna abu-abu gelap sampai merah batu bata.
  • Warna kulit komodo betina lebih ke warna hijau buah zaitun dan memiliki potongan kecil kuning di tenggorokannya.
  • Komodo tidak memiliki indera pendengaran meskipun mempunyai lubang telinga.
  • Komodo ini mampu melihat sampai sejauh 300 meter. Tidak begitu baik melihat di malam hari karena retinanya hanya memiliki sel kerucut.
  • Komodo aktif di siang hari. 
  • Komodo bisa berlari cepat hingga 20 kilometer per jam, mampu berenang dan mampu menyelam sampai kedalaman 4,5 meter. Selain itu komodo mampu memanjat pohon dengan menggunakan cakarnya. Duh, serba bisa sekali ya komodo!
  • Lidah menjadi alat deteksi rasa dan penciuman.
  • Komodo dilengkapi indera vomeronasi yang dapat membantu navigasi saat gelap.
  • Dengan memanfaatkan angin dan menggelengkan kepala ke kanan dan ke kiri, komodo mampu mendeteksi dahing bangkai sejauh 4-9,5 kilometer. WoW!
  • Komodo adalah carnivora atau hewan pemakan daging, bisa daging bangkai atau berburu mangsa hidup dengan mengendap dan menyerangnya.


Mengenal Taman Nasional Komodo

Taman Nasional Komodo mencakup tiga pulau utama, yaitu : Komodo, Rinca dan Padar, serta beberapa pulau kecil, yang apabila ditotal kurang lebih 603 km persegi tanah dan kini, ada setidaknya 2.500 komodo hidup di daerah ini 

Komodo secara alami hanya ditemukan di Indonesia, di pulau Komodo, Flores, Rinca dan beberapa pulai lainnya di Nusa Tenggara. Hidup di padang rumput kering terbuka, sabana dan hutan tropis pada ketinggian rendah. 

Ada yang bisa diteladani dari komodo, meskipun komodo adalah hewan yang penyendiri, namun mereka berkumpul bersama saat makan dan berkembang biak. Jadi, kalau ada orang yang makan sendirian, masak kalah sama komodo, wkwkwkwk.

Kepunahan Komodo disebabkan oleh beberapa faktor berikut :
  • Aktivitas vulkanik gunung api.
  • Gempa bumi.
  • Kebakaran hutan secara alami 
  • Perburuan oleh manusia.
Nah, di indonesia komodo national park inilah, kita bisa membuktikan dari dekat apakah benar komodo seperti spesifikasi di atas? Dan setelah tahu spesifikasi unik dari komodo, tentunya kita akan semakin sayang dengan komodo kan ya? 

Yuk, kita jaga habitat komodo untuk menjaga keberlangsungan hidup komodo agar tidak punah.

Selain Komodo, di Taman Nasional Komodo atau Indonesia Komodo National Park ini juga terdapat biota laut yang kaya dan menakjubkan di bawah air. Para penyelam mengklaim bahwa perairan Komodo adalah salah satu situs menyelam terbaik di dunia. Di bawahnya terdapat 385 spesies karang yang indah, hutan mangrove, dan rumput laut sebagai rumah bagi ribuan spesies ikan, 70 jenis bunga karang, 10 jenis lumba-lumba, 6 jenis paus, penyu hijau dan berbagai jenis hiu dan ikan pari. 

Mari kita jaga Indonesia kita!

1 komentar: